27.8 C
Jakarta
Tuesday, September 27, 2022

Harapan Erick Terkait Persatukan Kereta Cepat dengan MRT, LRT Dkk

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan rencana menjadikan sejumlah moda transportasi masal saling terkoneksi dan terintegrasi. Kelak akan ada transportasi masal yang menghubungkan Jakarta dengan kawasan industri di Jawa Barat.

Transportasi tersebut yaitu, Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dan Commuter Line. Ketiga moda transportasi tersebut akan terhubung dengan Lawasan Industri Terpadu (KIT), Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan kawasan strategi lainnya.

“Sejak awal Pak Presiden, kalau dulu ingat saya di awal-awal berkoordinasi dengan Pak Gubernur DKI, salah satunya bagaimana menyambungkan MRT, Commuter Line yang berkutat di Jakarta dan antara kota, itu harus disinergikan karena itu kita sedang melakukan perubahan nanti,” kata Erick di Tenis Indoor Senayan, Senin (29/8/2022).

Erick menjabarkan, pada tahap awal MRT tahap I dan II dapat tersambung dengan Commuter Line, lalu diintegrasikan dengan LRT. Nanti ketiga moda transportasi tersebut juga disambungkan dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Menurutnya, proses tersebut sedang dikaji juga antar kementerian yaitu Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Contoh, yang namanya kereta api, tidak berhenti di Gambar, akan kita bangun fasilitas yang memadai, itu nanti di Manggarai, saya dan Pak Menhub sedang melakukan koordinasi,” tuturnya.

Nantinya, LRT juga akan dibangun di beberapa titik yang nantinya bertemu dengan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Tak hanya itu, kedua moda itu pun akan disinergikan dengan ruas jalan tol.

“LRT yang keluar kota mungkin jarak dekat, selain menyambungkan dengan tengah. Kalau Kereta Cepat tidak mungkin di tengah kota, itu jarak dari kota ke kota lain. Nah ini kita sedang sinergikan agar masing -masing tidak membuat sendiri sendiri,” imbuhnya.

Erick menambahkan, sinergi transportasi dari Jakarta hingga ke Jawa Barat. Seban, Jawa Barat juga dapat menjadi daerah potensial untuk mendorong sektor logistik dan perekonomian.

“Karena kawasan Jawa Barat, kebetulan BUMN ada, salah satunya kawasan Subang. Lalu, industrial estate yang sangat bagus dan sedang lagi maksimal sekarang, nah di Jawa Barat ada Patimban investasi antara Jepang dan Indonesia,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles